DPRD Kukar Dorong Atlet Pelajar Tampil Maksimal di POPDA Kaltim 2025, Junjung Sportivitas dan Harumkan Nama Daerah

img

(Wakil Ketua I DPRD Kukar, Abdul Rasid menghadiri pelepasan atlet pelajar menuju POPDA XVII/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Sebanyak 238 atlet pelajar Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dilepas menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur 2025, Senin (10/11/2025). Prosesi pelepasan yang digelar di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar berlangsung meriah dan penuh semangat. Para atlet muda tampak antusias untuk mengharumkan nama daerah di ajang olahraga dua tahunan tersebut.

Kontingen Kukar terdiri atas 149 atlet putra dan 89 atlet putri, didampingi 41 pelatih serta sejumlah ofisial, dengan total hampir 300 orang. Mereka akan berlaga di 16 cabang olahraga (cabor) yang tersebar di empat daerah penyelenggara, yakni 12 cabor di Penajam Paser Utara (PPU), satu di Tenggarong, satu di Samarinda, dan dua di Balikpapan.

Wakil Ketua I DPRD Kukar Abdul Rasid turut hadir dan memberikan motivasi kepada para atlet muda agar tampil maksimal serta membawa pulang hasil terbaik untuk Kukar.

“Selamat berjuang kepada adik-adik atlet yang akan bertanding di POPDA Kaltim. Harapan kita semua, seluruh kontingen Kutai Kartanegara bisa kompak dan memiliki tujuan yang sama, yaitu membawa pulang medali sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Rasid menegaskan, keberhasilan dalam ajang olahraga seperti POPDA tidak hanya diukur dari jumlah medali, tetapi juga dari semangat juang, sportivitas, dan kebersamaan yang ditunjukkan para atlet di lapangan.

“Menang itu penting, tapi yang lebih penting lagi adalah menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik daerah,” tandasnya.

Politikus Partai Golkar itu juga berharap para atlet dapat menampilkan potensi terbaik dan menjadikan momen ini sebagai pembuktian kualitas pembinaan olahraga di Kukar.

“Saya berharap seluruh kontingen Kukar bisa kompak dan jadi juara umum,” tegasnya.

Selain itu, Rasid menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Kabupaten Kukar yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan jaminan perlindungan bagi para atlet selama bertanding. Ia menilai kebijakan tersebut memberi rasa aman sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan atlet pelajar.

“Memang ada beberapa cabang olahraga yang rawan cedera ringan hingga berat. Jadi adanya kerja sama ini dapat menjamin kesehatan dan keselamatan atlet yang bertanding,” ujarnya.

Rasid pun berpesan kepada Dispora Kukar, KONI, dan seluruh pelatih agar terus menjaga semangat kebersamaan serta membina generasi muda dengan baik, sehingga olahraga Kukar dapat terus berprestasi dan melahirkan atlet unggul di masa depan.

“Karena ini bagian dari proses pembinaan generasi muda di Kukar,” tutupnya. (Adv/Tan)